Saung di Depan Rumah
Saung yang terpampang di awal tulisan ini adalah salah satu indikator dari rumah impianku. Rumah yang kutempati selama lebih dari 4 tahun. Rumah kami berdiri di atas tanah seluas lebih dari 500 M2. Sedangkan luas bangunannya hanya 200 M2. Sisanya adalah hamparan tanah berumput hijau. Di area sebelah kanan, kutanam jajaran pohon pisang. Di antara pohon pisang itu, pohon singkong, mangga, dan kelapa hijau, memagari sepanjang pinggiran lembah ini. Ya, rumahku berada di sebuah lembah di antara dua bukit. Di bawah rumahku, ada sebuah danau dan musholla kecil.
Setiap pagi aku menikmati indahnya lingkungan rumahku di tengah hutan Cihideung, Anyer. Dari saung yang kubangun tepat di depan rumahku. Bagiku, keberadaan saung amat penting. Di saung itulah aku menikmati hari-hari. Pagi, kujadikan tempat untuk menikmati sejuknya udara dan teh manis. Siang hari, kadang kujadikan tempat makan siang bersama istri dan anak-anakku. Sore hari, aku bercengkrama di situ. Kadang malampun kujadikan saung itu sebagai tempat berkumpul bersama teman-teman penghuni hutan. Kesederhanaan dan keakraban tercermin dari saung itu.
Tapi rumah impian itu kini tak lagi kutempati. Rumah dan saung itu tinggal menyisakan kerinduan. Dalam lamunan, selalu kuimpikan rumah dengan sebuah saung di depannya, untuk menikmati keindahan lingkungan sekitar. Aku masih bermimpi tentang rumah seperti itu. Dimanakah kudapatkan?
Mencari rumah impian saat ini tidak sulit. Asalkan kita punya tabungan yang cukup, mudah saja. Tinggal buka saja media informasi properti. Salah satu yang memudahkan kita untuk mencari rumah atau tempat tinggal impian adalah propertykita.com. Mulai dari rumah tinggal, apartemen, ruang usaha, atau bahkan jika hanya ingin mencari tanah, bisa dengan cepat kita dapatkan. Fasilitas pencarian di website propertykita.com semakin memudahkan. Beberapa field pada form pencarian semakin mendekatkan kita pada target impian.
Kembali aku teringat pada rumah impian yang kutinggalkan sekitar 7 bulan yang lalu. Sebuah rumah yang menyatu dengan alam. Sebuah rumah yang menyiratkan kesederhanaan dan keakraban. Insya Allah, aku akan kembali menempati rumah seperti itu, mesti tidak di sana. Tapi di kota lain yang memungkinkan aku dapat beristirahat dengan tenang dan damai bersama keluarga.























Itu bukan cuma sekedar kalimat biasa,
namun syair jiwa perindu kesederhanaan kedamaian,
biarkan ia jauh dr tatapan,
namun ia akan tetap berkarang d hati.
Berat meninggalkan dan melupakan semua,
tapi kita memang sudah harus tak bersua
dengan semua kenangannya…
Kalimat saung sederhana itu akan kubuat puisi
dan kubacakan
special buat keluarga MT
yg tak pernah hilang dari kalbuku.
[Reply]
memang rumah MT waktu di anyer adalah rumah yang damai. saung di depan rumah adalah tempat kita berkumpul, bercanda, diskusi, bahkan memecahkan masalah. tentunya sambil menikmati hidangan yang sederhana. siang rujak kelapa muda, malam teh manis dengan tempe goreng buatan dapur.
kangen banget deh dengan suasana seperti itu, Te! sayang, lo udah nggak ada lagi. Kebersamaan itu sekarang udah nggak ada lagi. energi kebersamaan itu terbawa semuanya sama lo ke Bogor.
[Reply]
Hmm..
Lagi kangen ama saung neh mas..
Hehehe..
Btw, kalo di kota besar ndak ada saung..
Adanya pos kamling..
[Reply]
saya jg pingin rumah impian seperti itu??
[Reply]
punya rumah impian..
enak bgt klo ada saungnya yah?
rumah ibuku dikampung sudah ada saungnya..tp atapnya ada daun2 pohon jambu air, rindang bgt..apalagi siang2 tidurann..sambil baca novel dan segelas es sirop..hmm
jadi kangen rumah..
[Reply]
liat saungnya kq aku jadi teringat musim duren yak
[Reply]
Rumah impian dgn saung di dpn memang mengasykan apalagi dgn hijauan rerumputan, adanya phn buah2 an wah begitu asri
terlebih buahnya duren,Pas lg musim duren enk tu
[Reply]
Keren, ikutan lomba sambil bercerita ya…?
[Reply]
bisa di coba nih,tapi aplikasinya di rumah type 36 gimana ya Om ?
[Reply]
Betapa indahnya…
bila sore tiba duduk berdua di Saung menikmati teh hangat, sembari melihat buah hati berlari berkejaran…hmmm
Kapan ya?
[Reply]
Akan jadi rumah kita
[Reply]
aku juga mau di undang ke saungnya MT…
[Reply]
nanti kita buat saung yang besar bang. yang bisa jadi tempat berkumpulnya dblogger2
[Reply]
Kapan kapan dblogger bisa kopdar di saungnya MT dong
[Reply]
sama ma komentar julie …
heheheh akan jadi rumah kita …. , gw punya impian yg sama ttg sebuah rumah .
[Reply]
Rumah impian ya…?? hmmm.. boleh juga tuh kl kopdarnya disitu… (setuju ma komentnya Teh Anny)
[Reply]
mau dong rumah bersaung.. ada kolam ikan mas.. ***kapan yah kesampaian
[Reply]
wah enak tuh kyknya adem…
[Reply]
Assalamu’alaikum wr.wb
Apa kabar Bang MT ? Kok tiba-tiba saya jadi inget Abang ya
?
Semenjak pindah dari Cihideung saya juga jadi merasa “jauh” jadinya……..
Sekarang tinggal dimana Bang ?
Saya tergelitik dengan kalimat terakhir “Insya Allah, aku akan kembali menempati rumah seperti itu, mesti tidak di sana. Tapi di kota lain yang memungkinkan aku dapat beristirahat dengan tenang dan damai bersama keluarga”
Emangnya s/d sekarang belum bisa beristirahat dengan tenang Bang ? Udah ketemu the truth nya ?
Ane do’ain semoga Abang segera mendapatkan petunjukNya
Amiin……..
[Reply]
akupun ingin menjadi bagian dari rumah itu
[Reply]
aq juga mau bang punya rumah kek gitu
[Reply]
jangan lupa di saungnya itu hrs ada wi-finya yah
tp gw sih ogah klo banyak nyamuknya huehehehe
[Reply]
saya kira MT cerita soal masa lalunya saja. ternyata juga tentang masa depan yang diimpikan. bagaimana kabarnya bos? sudah sekian tahun tak pernah komunikasi, ketemunya di sini.
soal cari rumah, temen-temen sekarang udah pada jadi agen properti juga bos. gimana kalo bos gabung? saya udah kirim via e-mail bos.
[Reply]
Hehehe..mimpi yang indah.. Mimpi yang membuat hidup. Btw..aku punya mimpi yang mirip..ingin tinggal di rumah kayu, di tempat dimana aku bisa memandang gunung di sekitar. Rumah dengan sungai kecil yang mengalir di belakangnya dan pohon2 willow yang daunnya merunduk menyentuh air.. d.~
[Reply]
ikutan ah
[Reply]
aku udah buat nih, silahkan liat ya
[Reply]
apalagi klo saung-nya ada hotspot-nya
hm.. bakalan blogging n blogwalking terus tuh..wkwkwk
[Reply]
salam satu jiwaaremania gariz keras
[Reply]
makasih dah liat
[Reply]
waaahh.. selera rumah impian kita sama! hehe… salam kenal…
[Reply]
mantap kang
[Reply]
setiap orang memiliki rumah idaman masing-masing. meskipun saya pun memiliki impian yang muluk dengan rumah yang besar dan mewah full teknologi. dimana semua perangkat terhubung ke komputer dan internet. tapi ya sekedar khayalan. yang terpenting bagi saya rumah itu nyaman dan sehat untuk ditempati sekeluarga. keluarga kecil, bahagia dan cukup lahir batin itu saja.
oia ditunggu komentar berkualitasnya juga dalam tulisan ‘Rumah Impian…’.cheers..
[Reply]
aku mau ikutan, tapi sudah terlambat
[Reply]
wah..memang kalau saung yang di depan rumah MT di cihideung mengasyikkan…saya pernah menikmati kelapa hijau yang ada di depan rumah MT di saung itu…mantap…………………!!!
[Reply]
ya chem… jadi kepingin lagi kek gitu ya…
[Reply]
Great recipes and looked tasty…easy to make, thank you for the recipe, makanan tempe yang enak
[Reply]