Keruh
awan kelabu memekatkan langit
menyelimuti matahari dalam kebekuan
air sungai mengeruh
mengalirkan sampah menuju muara penat
cermin berlapis uap dan jelaga
mata memerah menampung amarah
awan kelabu memekatkan langit
menyelimuti matahari dalam kebekuan
air sungai mengeruh
mengalirkan sampah menuju muara penat
cermin berlapis uap dan jelaga
mata memerah menampung amarah
Air keruh tak masalah, asal hati tak menjadi keruh aja. Karena kekeruhan hati biasanya membuat lingkungan menjadi keruh juga.
[Reply]
Suatu saat awan kelabu akan berganti cerah…Sabar lah dalam kesulitan, karena musim kan selalu berganti…InsyaALLAH.
[Reply]
he..he.., Dia ingin memperlihatkan nama-nama-Nya yang Mahapenerang (hati), Mahapenyejuk (hati), Mahadermawan (bagi si fakir). Meskipun jatuh bangun bergeraklah dari “kedudukan” sabar menuju “kedudukan” ridho.
[Reply]
__wow^^…gak komeng lagii..nomer wahid laah aanya..nanti ajarin bri iaa^^__
[Reply]
air keruh bisa membuat batu ginjal… mending sepedaan aja dari pada berkeruh2 dan marah2
[Reply]
Wuah pagi2 disuguhin puisi indah
Tapi makna terdalamnya aku kurang paham he..he…
[Reply]
Sabar dan tawakal.
[Reply]
“air keruh tanda tak dalam” begitu bunyi pepatah di buku bahasa indonesia…
[Reply]
kunjungan pertama pada puisimu
[Reply]