Kenapa Tak Ikut Pro Kontra KPK vs POLRI?
Temanku bertanya kenapa aku tak menerima undangan grup facebook tentang dukungan terhadap Bibit-Chandra. Aku bilang apa adanya, aku tak mau anti/mendukung sesuatu yang aku sendiri merasakan beberapa hal sebagai alasan :
- Aku tak mengerti permasalahan yang sebenarnya terjadi.
- Aku enggan terlibat dalam perselisihan. Perselisihan teman saja aku tak mau mendukung salah satu, apalagi yang tak kukenal
- Aku masih mengikuti perkembangan suatu kasus, dan belum mendapatkan kesimpulan yang utuh terhadap kasus tersebut.
- Aku tak mau sekedar ikut-ikutan bersemangat, padahal nggak ngerti apa-apa jika diminta mempresentasikannya.
- Aku tak yakin di antara keduanya adalah pihak yang lurus dan dapat dipercaya.
- Aku tak suka gerakan yang dipicu dan bernuansa amarah, kebencian, permusuhan, dan ketidakharmonisan sosial.
Jadi kepada teman-temanku yang telah mengirimkan undangan terkait kasus Cicak vs Buaya KPK vs POLRI vs KEJAKSAAN, mohon maaf jika anda tidak berkenan karena saya tak bersedia bergabung. Thanks!





















Salut buat sikap dan pendiriannya bro
[Reply]
AKU SIH NETRAL AJA. ALLAH TAK BISA DIBOHONGIN DI DUNIA KITA BISA BERBUAT SESUKA HATI. DI AQHIRAT ADA PERTANGGUNG JAWABKAN
[Reply]
nah … menyangkut masalah ini rupanya kita sepakat bro
udah puluhan kali gw harus merijek undangan dukung bibit candra di fb
[Reply]
Sepakat dah, q c pingin liat masalah dg netral z.
[Reply]
saya suka
ini dia
gak ikut2an doank
Kapan kita ketemuan lg y
[Reply]
Betul sekali bro, jangan ikut2an berkomentar apalagi terlibat kalo kita ga paham betul permasalahan yang sebenarnya. Al ‘lmu qoblal qauli wal ‘amal… Sebelum kita berkata dan berbuat kita harus tau dulu ilmunya… (harus ngerti dulu persoalannya).
[Reply]
Mantabs, salut buat pendiriannya kang…
Salam kenal dari sesama blogor…
[Reply]
wah,polri vs kpk lg. . jadi buaya lawan cicak. .
salam knal, .
[Reply]
D sana kan d tulis,d luar bnar atau salah,kta tetap dukung kpk,krna brani brantas korupsi.Dasar lho bro cri alasan dak mau ikut!
[Reply]
betul kang, mending ga usah ikutan kalo ga tau, akan saya kenang selalu petuah itu..
Salam Blogor..
[Reply]
Saya juga tak terima undangan itu, beralasan proses pengadilan sebaiknya tak boleh dipengaruhi praduga salah-benar (terlepas dari hilangnya kepercayaan terhadap lembaga hukum).
Postingan ini memperlengkap alasan saya seandainya ditanya teman kenapa tak terima.
Thanks.
[Reply]
@ ismawi : itu bukan alasan yang dicari-cari. sekarang kita perhatikan saja kenyataannya, apakah KPK bebas dari korupsi/suap/kepentingan? begitupun dengan POLRI. Bahkan Jaksa Agung saja kemarin menyatakan dengan jujur bahwa banyak jaksa yang “bandel”… tapi beliau berusaha melakukan perubahan…
lagi pula tak ikut, bukan berarti apatis. tapi lebih karena melihat hasil akhir dari sebuah tragedi hukum di negeri ini…
[Reply]
ada sisi positif yg bisa diambil dari semakin besarnya dukungan terhadap “2 Ketua KPK” nonaktif jika kemudian ternyata mereka juga bersalah, yaitu “hukuman moral” dari para facebooker yg telah mendukungnya, sekaligus dukungan tersebut mendorong untuk terkuaknya apa yang terjadi sebenarnya antara KPK dan POLRI, tentunya harapan kita semua kedua lembaga tersebut kembali pada “cita-cita mulia” kedua lembaga tersebut untuk membebaskan Indonesia dari penyakit kronis yaitu KORUPSI.
[Reply]
rshj49@yahoo.com
[Reply]
Yang pasti mendukung kebenaran kan?
OOT: Wah, pilihan penampilan (blog) simpelnya sesuai dengan prinsip awamologi nih. Tapi, perlu juga direnungi pilihan Miftah (warga Blogor juga) yang “antisimpel”: http://antisimpel.blogspot.com/
[Reply]
ya juga. ini theme sementara koq. emang lagi kepingin simpel aja. paling kalau udah ada mood untuk ngopreg theme, akan berubah lagi. yach, dinamika!
[Reply]
sesuai dengan status aku hari bg MT…
Ha Na Ca Ra Ka Ana utusan (ada utusan) … Da Ta Sa Wa La (saling berselisih pendapat) … Pa Dha Dha Ja Ya Nya (sama-sama sakti) … Ma Ga Ba Tha Nga (sama-sama mejadi mayat) … Apakah kita rela kehilangan Kepolisian dan KPK yg kita hormati itu?… Siapa yang Senang dibalik ini ? KORUPTOR…….. ndorokakung.com-ajisaka-pecas-ndahe)
[Reply]