Tumis Genjer, PKI, dan Proses Penciptaan Manusia
Setelah menyelesaikan misi sebagai negosiator TI dengan Acer Indonesia, Aku, Ozzy, Ochem, dan Astrajingga makan malam di warung makan Bakul-Bakul, Bogor. Kami sepakat memesan minuman sesuai keinginan, nasi sebakul, dan ikan gurame bakar. Sempat terjadi perdebatan ketika sang pelayan menawarkan pilihan menu tambahan antara tumis kangkung dan tumis genjer.
Aku nggak doyan genjer. Jadi kupilih tumis kangkung. Tapi Ozzy lebih memilih tumis genjer. Terjadilah perdebatan…
“Kenapa sih nggak doyan genjer? kan enak!” katanya.
“Ya, rasanya nggak enak aja!” jawabku.
“alaaaah, paling lu jijik ya sama genjer. Inget PKI?” balasnya.
“Ya, gimana ya. sebenarnya emang gue gak suka! Apalagi jika lu kaitkan dengan PKI, wah jadi tambah gak mau deh. Gue jadi inget pembantaian yang diiringi lagu genjer-genjer itu… hiiy…!” Aku teringat dengan Film Gerakan 30S PKI buatan pemerintah yang pernah menjadi tontonan wajib setiap tanggal 30 September saat Orde Baru berkuasa di negeri ini.
“Tuh kan, lu gak suka karena ada PKI-nya!” Ozzy menuduh.
“Gimanapun PKI itu telah membuat sejarah di endonesya. Tapi nggak berarti gue anti sama anak-cucu aktifis PKI dong. Kan itu masa lalu.”
“Masalah lu ya masalah lu, bukan masalah gua!”
“Ya udah, gue tetep pesen tumis kangkung! Kan lu tau, kangkung itu merupakan awal penciptaan manusia…” kataku sambil nyengir.
“Ah masa sih? Sejarah dari mana lu?” Ozzy tak percaya.
“Ya! Kangkung itukan akronim dari bekangkang dan bekungkung… nah pada aktifitas itulah, akhirnya terjadi pembuahan dan pertambahan penduduk dunia… hehehe…” jelasku.
“Ah gila luh!”
“Maaf mas… jadi pesan menu yang mana nih?” sang pelayan mengingatkan kami, setelah dari tadi tengak-tengok antara aku dan Ozzy.
“Tau lu pada. Orang udah pada laper masih ngoceh aja!” Ochem kesal.
“Ya udah, kalo gitu pesan dua! Tumis kangkung dan tumis genjer! Deal?!” Astrajingga menengahi.
“Oke, deal!” Ozzy sepakat dan kamipun menunggu hampir setengah jam untuk menyantap semua makanan yang kami pesan. hm… tambah laper…
Pesan Moral : Makanannya enak. Suasananya enak. Harga pas…. hehehe…. *koq jadi review kuliner… :p





















selera kan beda2 mas ..
tergantung doyannya apa, kalo saya pun milih kangkung daripada genjer ..
Iklan Gratis
[Reply]
Tapi sekarang malah banyak nama makanan yang jauh lebih sangar dari sekedar genjer yang notabene dekat dengan PKI. Ada rawon setan, bebek sambel iblis, dan beberapa makanan lain yang sejenis…
[Reply]
Dasar penulis fiksi, cerita sederhana bisa banyak bumbunya. Siplah.
[Reply]
asyiklah
[Reply]
maksudnya ngeri melihat ratusan ribu manusia dibntai pasca g30s ya, yg ga pernah dicatat dlm buku sejarah?
[Reply]
Film itu gak diputer lagi ya, betulkah ada kudeta yang direkayasa? hmmm politik memang teka teki
Soal genjer, aku suka apalagi ditumis pake oncom asli bandung , kencurnya yg banyak yummy
[Reply]
bekangkang dan bekungkung maksudnya apa sih kang?
[Reply]
Jadi inget film ttg G 30 S! Di suatu masa, di suatu waktu, semua stasiun tv putar film itu di saat bersamaan! Luar biasa ya saat itu!
Salam kenal..
[Reply]
menurut kutu sih itu cuman permainan politik ajah. Kutu nyimpen lagu genjer2 yg dinyanyiin bing slamet koq, gak ada yg aneh … terlalu dilebih2kan
[Reply]
di review ke blogor sekalian…..
[Reply]
Kekejaman pki memang fakta, keluarga kami merasakan itu
[Reply]