Kosong
Melasti,
mengenyahkan noda pada kehidupan yang telah kujalani
Menepi,
Menyepikan diri dari keriuhan yang menghanyutkanku dalam semu
Menyepi,
Menjalin keterikatanku pada Tuhan, sesama, dan semesta
Membirukan api amarah menjadi api yang menentramkan hati
Kembali,
Menjalani hidup dan mencipta kedamaian di bumi

bias bulan by MT @ tabanan, bali





















Benar sahabat, sesekali kita butuh untuk menyepikan diri, merenungi diri, mengharap hidayah Ilahi…
[Reply]
elo mah emang selalu sama si semesta
iqbal kan maksud lo kang?
[Reply]
kata2 yang indah bang…manusia selalu terikat pada sang penciptanya, merenung dan menyeimbangkan kembali kehidupan adalah kewajiban
[Reply]
menyepi itu akan memberi ruang bagi pori bumi dan jiwa untuk bernafas lega
[Reply]
bang epe kasih tau cara bikin blog detik napa? hehehe! cori lom bisa nih masih gapBlog
[Reply]
lha, arte, kan gampang tinggal klik 3x di halaman blogdetik. coba deh!
[Reply]