Bingkisan Tak Terduga di Malam Natal
Aku memang tak merayakan hari Natal karena aku muslim. Postingan ini kutulis karena ada kejadian yang membuat suasana di rumahku tambah meriah. Dan kebetulan momentum tersebut bertepatan dengan malam saat umat kristen di dunia merayakan Natal.
Setelah shalat maghrib bersama, anakku yang bernama Rastan (5 tahun) bertanya tentang Sinterklas. Aku menceritakan setahuku saja, bahwa Sinterklas adalah orang tua berjanggut putih yang pada saat Natal, memberikan bingkisan/kado kepada anak-anak yang baik. (Maaf buat kaum kristiani jikalau ceritaku ini salah). Itulah yang pernah kuingat dari buku cerita. “Hadiahnya apa, Yah?” tanya anakku yang memang sedang banyak bertanya segala hal yang baru diketahuinya. “Hadiahnya macam-macam. Ada yang sesuai dengan permintaan anak-anak yang baik itu, ada pula yang di luar dugaan” Jawabku.
Setelah makan malam, perbincangan kami lanjutkan sambil santai di kamar. Ketiga anakku menceritakan tentang kesedihannya ketika tiga anak kucing liar yang sempat mereka pelihara bersama, mati satu persatu karena tidak diurus induknya. Ketiganya adalah anak-anak kucing setelah generasi Theo, X, dan Plenyun. Bahkan si Sulung, Abiyasa sampai menangis sesenggukan ketika anak kucing yang terakhir, yang bernama “Coklat Susu” mati kaku. “Aku mau punya anak kucing lagi, Yah!” Sambut Kin-Kin anakku yang paling cantik (karena perempuan satu-satunya). “aku juga, aku juga!” sahut kakak dan adiknya. “Ya, berdoa saja semoga Allah memberikan kembali anak kucing, namun kalian harus merawatnya dengan baik, ya!” Pesanku, sebelum mereka tidur.
Ketika anak-anakku tidur, akupun berangkat ke kantor. Terkejut ketika aku membuka pintu. Ada sebuah kardus kotak di depan pintu rumahku. Isinya adalah 3 ekor anak kucing yang mungkin belum lama dilahirkan induknya. Hm… Inilah kado untuk anak-anakku. Langsung saja kupindahkan bingkisan berisi 3 anak kucing itu ke tempat yang lebih aman dan membayangkan betapa ketiga anakku akan bahagia di pagi hari karena keinginan mereka untuk memelihara anak kucing kembali, telah terwujud.
Inilah ketiga kado itu. Terima kasih kepada tetangga atau siapapun yang telah mengirimkan bingkisan yang tak terduga.

inilah ketiga anak kucing yang imut :)























setiap permintaan pasti dijawab
[Reply]
mataharitimoer Reply:
December 27th, 2010 at 01:11
ya. benar, kang chandra!
[Reply]
wahhh kucingnya lucu lucu kang
btw kalo dtanya sama anak2nya “siapa yg kasih”gmn tuh
hehe
[Reply]
mataharitimoer Reply:
December 27th, 2010 at 20:22
dari Tuhan dong Depz, melalui tetangga yang entah siapa
[Reply]
tanya ma mba echa kang :p
[Reply]
MT Reply:
December 27th, 2010 at 20:23
wah iya mif, jangan2 si Echa yang kirim
[Reply]
Terbukti, natal bukan hanya untuk yang merayakan..
[Reply]
MT Reply:
December 27th, 2010 at 20:23
kasih sayang-Nya meliputi semua yang ada di langit dan bumi
[Reply]
kejutan yg indah
[Reply]
Thanks for the post, I experienced no idea about this, can’t wait around to try it out.
great work! I like it very much!
[Reply]
nice post…
kunjungi ini
thanks
[Reply]