Matematika Empatik
Anakku kelas 3 SD pulang sekolah dg raut wajah sedih. Setelah ngobrol, rupanya ia kesal dg gurunya yg menyalahkan 1 tugasnya.
Soalnya : Kuemu dipotong empat. Dibagi buat teman 2 bagian. Brp bagianmu?
Anakku jawab 2/4. Tapi disalahkan krn yg benar 1/2, tanpa dijelaskan konsepnya. Memang 22-nya bisa benar, ttp mestinya sang guru menjelaskan logikanya. Ini SD loh.
Agaknya guru matematika bukan sekedar pandai berhitung, tapi jg mesti berempati thd semangat belajar murid, spy tidak “emoh” dg matematika























mungkin ini alasan kenapa banyak siswa gak suka matematik. padahal matematika jadi kunci dalam berbagai keilmuan lho …
[Reply]
MT Reply:
January 21st, 2011 at 16:01
ya, gery. anak2 kita hrs dpt guru yg juga punya empati
[Reply]
dasar guru aneh
[Reply]
MT Reply:
January 21st, 2011 at 16:03
smg guru ky gitu cuma sedikit. kasihan anak2 indonesia kalo banyak guru bgt
[Reply]
mungkin kayak guru saya kang, yang hasil akhirnya harus diperkecil hingga mendapat nilai terkecil nya. Tanyain aja sama si adek, guru nya ngajarin gitu ga?
[Reply]
sayang sekali ada guru yg seperti itu. semoga anakmu cepat naik kelas deh, heehehehe
[Reply]
heheheh!
maklum.. guru bantu kalee!
[Reply]