Pesan Dari ODHA

Bigs, namanya. Sengaja kusamarkan nama aslinya. Mengungkapkan pengakuan jujur sebagai seorang mantan pemakai narkoba. Ia memakai narkoba cukup lama, 12 tahun. Tepatnya sejak kelas 1 SMP. Pengaruh pertama adalah dari teman-teman sekelas. Agar diakui dalam pergaulan, “Biar nggak dibilang cupu” katanya. “Tapi nyatanya, setelah pakai, tetap cupu juga! Malah tambah kacau, sekolah malas… kerja malas… keluarga hancur, bahkan setelah menikah, mertua memaksa agar saya menceraikan istri saya karena tak sudi punya menantu pemakai” Demikian sesalnya.

bigodhaProses pertobatan sudah berjalan 7 tahun. Tidak mulus memang. Beberapa kali jatuh bangun. Yang paling berpengaruh atas jatuh bangunnya perjuangan tobat adalah karena masih banyak teman lama yang masih terlibat dalam dunia narkoba. Lagipula peredaran barangnyapun makin luas.

Karena memakai jarum suntik, Bigs tertular virus HIV, pada 2004. Karena shock dan pesimis menjalani hidup, ia malah nyaris kembali ke dunia hitam. Tapi Alhamdulillah, Tuhan masih memberikan kesempatan padanya untuk bertobat. Sejak itulah ia bersemangat untuk tidak kembali dalam lingkaran setan narkoba.

Kini Bigs hidup sebagai ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Ia sadar penyakitnya sulit disembuhkan. Ia yakin kapanpun ia akan mati. Satu hal yang membuatku merinding ketika mendengar sikap hidupnya sekarang, yaitu ketika ia bilang:

“Sebelum meninggal aku ingin menjalani proses kematianku bermanfaat untuk orang lain, terutama mereka yang belum terlanjur memakai narkoba.”

Karena itu ia mengabdikan sisa hidupnya dengan aktif membantu dr. Aisha Dahlan, untuk mengisi seminar narkoba di berbagai kota di Indonesia. Mottonya adalah “Cukup Gue!” Itu yang selalu ia pesankan kepada siapapun yang belum terjerumus dalam lingkaran narkoba, agar tidak pernah mau mencoba. Ya, “Cukup Gue!” Kata Bigs. Cukup ia sajalah yang mengalami pahitnya sebuah langkah yang kurang tepat dan jangan ada lagi generasi muda yang terpengaruh untuk mencoba bergaul dalam NAPZA. Karena salah satu penularan HIV/AIDS bisa melalui kesalahan pengaruh tersebut. (MT | Bogor - Jawa Barat)

sumber: nharomoeslem.wordpress.com

Tulisan di atas saya sertakan dalam Lomba Blog tentang Remaja dan HIV/AIDS yang diselenggarakan oleh Vivanews.com bersama dengan Australian Aid, lembaga pembangunan Pemerintah Australia.

tulisan ini juga disebar via twitter

tulisan ini juga disebar via twitter

untuk mengikuti lomba ini, follow 3 akun tersebut

untuk mengikuti lomba ini, follow 3 akun tersebut


6 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

10 Responses to “Pesan Dari ODHA”

  • Oeban

    Segelap apapun kehidupan seseorang, kalau ending ceritanya “husnul khotimah” beruntunglah dia. Jika Tuhan ingin mengampuni dosa hambaNya, maka Ia menggerakkan sang hamba untuk bertobat. Smoga “Bigs” mulai menapaki perjalanan “vertikal”nya.

    [Reply]

  • hmmhh.. kalo gak kena masalah sedalam ini, gak ada kata tobat..

    tapi sebenarnya bangkit untuk memberikan hal yang positif adalah yang terbaik setelah peristiwa yang tak mungkin lagi untuk di ulang dari masa lalu…

    [Reply]

  • yup.. Kita dukung…

    [Reply]

  • saya salut dgn org2 seperti bigs yang mendedikasikan hidupnya untuk berbagi dgn org lain..

    walo saat ini ia sedang “sakit”..

    [Reply]

  • cila

    saya cilla pelajar smkn 1 bogor dukung bgt sma comunitas ini selain bertujuan positif dan menolong serta memberikan informasi pada generasi muda untuk jgn pernah skli pun menyentuh narkoba dan aku jg apresiate sma film yng klian buat bner bner menambah ilmu pengetahuan saya tentang bahyanya narkoba dan pengetahuan tentang hiv juga saya berharap komunitas ini bklan terus axis ya ou ya film nya jg bagus amt mendidik dan aplagi ini crita nyata yng di alami oleh masing masing pemainnya keep going on ya soundtrck nya jg enak tuh knapa g bkin rbt nya_^?

    sincerelly
    cilla

    [Reply]

  • insyaallah mudah2an aku tidak termasuk orang2 yang pemakai narkoba..makasih mas MT :)

    [Reply]

  • terharu

    [Reply]

  • ya harus ada yang terus mendampinginya, menyemangatinya. kalo tidak, biasanya, odha akan kembali ke dunianya atau bahkan masuk ke dunia ‘gelap’.

    [Reply]

  • terima kasih pak Guru Rusydi

    [Reply]

  • “Sebelum meninggal aku ingin menjalani proses kematianku bermanfaat untuk orang lain, terutama mereka yang belum terlanjur memakai narkoba.”

    sedih bacanya :(

    [Reply]

Trackbacks

  •