Lampu Belajar Buat Anakku
Kemarin aku membeli Lampu Belajar untuk anakku. Ini merupakan janjiku jika ia konsisten selama seminggu, untuk mematikan TV pada pukul 20:30 WIB. Saat bargaining soal hadiah, ia meminta hadiah Lampu Belajar, untuk melengkapi meja belajarnya.
Dari beberapa pilihan lampu belajar yang ada di toko, aku tidak memilih model yang sudah ada lampunya (built in). Aku lebih suka memilih yang bisa dipasang lampu sendiri, karena lebih praktis dan biasanya lebih tahan. Untuk lampunya, aku tidak memakai lampu pijar ataupun neon, tapi lebih memilih lampu dengan teknologi LED (Light Emitting Diode). Menurut pengalamanku dan sharing dengan beberapa teman, lampu dengan teknologi LED memiliki keunggulan ketimbang Bohlam dan Neon. Apalagi ini untuk dipakai sebagai Lampu Belajar, sudah tentu aku harus memilih yang aman buat kesehatan dan kenyamanan anakku.
Salah satu keunggulan Lampu LED adalah hemat energi dan hemat biaya, karena lampu LED memang terbukti lebih irit dalam pemakaian listrik. Dibandingkan dengan lampu pijar seperti bohlam, konsumsi listrik lampu LED lebih irit 80% ketimbang lampu pijar ataupun halogen. Ini sangat signifikan efeknya untuk menghemat biaya listrik setiap bulan. Tau sendiri, deh listrik sekarang mahal banget. Nah, untuk mengurangi tagihan listrik tiap bulan, aku memakai lampu LED untuk setiap ruangan. Apalagi kalau nanti meteran listrikku diganti dengan sistem Listrik Pra Bayar, pasti akan lebih terasa manfaat penghematannya.

photo by : MT
Selain pertimbangan hemat energi dan biaya, berdasarkan pengalaman teman-temanku, memakai lampu LED terasa lebih nyaman ketimbang lampu biasa. Pencahayaan lampu LED juga tidak menyilaukan mata kita. Lampu LED tidak mengandung mercury, sehingga lebih baik untuk kesehatan. Selain itu hawa panas yang dipancarkan lebih bersahabat ketimbang lampu dengan teknologi lama seperti bohlam dan neon.
Iseng-iseng kalau mau melakukan perbandingan, belilah lampu jenis bohlam dan LED. Pasang kedua lampu tersebut pada kotak yang terpisah. Bisa saja memakai kotak bekas bungkus mie instan. Nyalakan lampu selama 10-20 menit. Lalu masukkan telapak tangan anda ke dalam kotak tersebut. Manakah yang lebih terasa panas? Sudah pasti jawabannya adalah kotak yang di dalamnya dipasangi lampu pijar (bohlam). Kenapa kotak jenis LED tidak lebih panas dari kotak yang lain? Itu dikarenakan karena lampu bohlam hanya berhasil mengubah sekitar 8% dari listrik yang dikonsumsinya menjadi cahaya. Sedangkan lampu LED mengubah 15-25% energi listrik menjadi cahaya. Itulah yang membuat lampu LED tidak memancarkan panas yang berlebihan.
Pancaran panas yang lebih rendah, tidak memancarkan emisi UV dan tidak mengandung merkuri, membuat lampu LED lebih baik untuk kesehatan keluargaku. Terutama untuk kesehatan mata. Aku tak ingin mata anakku bermasalah karena efek yang bisa ditimbulkan bila memakai lampu pijar untuk Lampu Belajarnya.
Kenapa koq sepertinya repot banget memilih lampu untuk pemakaian di rumah? Inilah yang perlu kita sadari bersama. Pemakaian lampu itu justru mempengaruhi kesehatan penghuni rumah. Bahkan untuk menjamin kesehatan di lingkungan kerja, Menteri Kesehatan sampai mengeluarkan peraturan khusus tentang pencahayaan dan risikonya bagi kesehatan pekerja. Dalam keputusan Menteri Kesehatan No.1405 tahun 2002, pencahayaan adalah jumlah penyinaran pada suatu bidang kerja yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif. Standar yang diatur adalah sebagai berikut :
TINGKAT PENCAHAYAAN DI LINGKUNGAN KERJA

Nah, jika di lingkungan kerja saja kita harus begitu peduli dengan kesehatan, apalagi di rumah. Tentunya kita harus lebih peduli.
Kini anakku lebih bergairah belajar di kamarnya karena hadiah Lampu Belajar itu. Dan aku tidak khawatir dengan kesehatan matanya karena menggunakan lampu yang teknologinya sudah terbukti lebih baik untuk kesehatan, terutama kesehatan mata.





















Aku juga pake…
[Reply]
MT Reply:
June 7th, 2011 at 15:20
siip. kalau di keluargaku, sejak kami hanya pake merk tertentu yg terangnya terus terang hehehe
[Reply]
sekarang senter saja pake led,
harganya berapa bang? mahal kagak?
[Reply]
MT Reply:
June 8th, 2011 at 00:29
harga apa nih? lampu belajar atau LED?
lihat aja pada link LED yang ada
kalau melihat fungsinya sih, pas lah
[Reply]
Di blog saya malah ada yang komentar kalau sebenarnya memang lampu LED ini bagus, tapi perkembangannya terhambat (dihambat) industri lampu konvensional. Karena ini perkara urusan profit. Ternyata memang banyak hal menarik dari LED ini
[Reply]
MT Reply:
June 8th, 2011 at 02:14
oh itu komentar menarik tuh. baru tau saya kalo ada persaingan sampai segitunya. thx
[Reply]
lampu buat anak saya mana?
[Reply]
MT Reply:
June 9th, 2011 at 13:33
masih di toko material
[Reply]
dan satu lagi, bisa lebih memantulkan warna dari lampu biasanya pak
[Reply]
wah..keren nih, aku mau dong kang MT
[Reply]
MT Reply:
June 9th, 2011 at 21:38
kalo aku maunya integrasi socmed spt wp
[Reply]
dan satu lagi..
misa membuat yang merah menjadi makin merah
yang kuning menjadi lebih kuning
[Reply]
MT Reply:
June 12th, 2011 at 07:59
berarti lebih menegaskan ya?
[Reply]
apalagi kalau lampunya beli di pabrik saya, whaa ya tambah menguntungkan saya dong
[Reply]
MT Reply:
June 10th, 2011 at 06:21
pesen aah
[Reply]
wah, btw makasih infonya mas .. baru sadar ternyata bohlam lebih panas dari lampu led ..
Alhamdulilah dapat ilmu di blog ini, salam kenal
[Reply]
MT Reply:
June 10th, 2011 at 10:48
sama-sama mas Ichsan. saya juga dapatnya dari berbagai sumber
[Reply]
kebetulan anak saya mau masuk SD…boleh juga tuh
salam kenal ya pak
[Reply]
MT Reply:
June 10th, 2011 at 10:55
salam kenal kembali 22
[Reply]
Trima kasih informasinya mas MT, semoga dengan lampu yang nyaman anak-anak juga makin betah belajar…
[Reply]
MT Reply:
June 10th, 2011 at 10:56
amin, terima kasi, mbak
[Reply]
he eh. bener banget… lampu berpengaruh utk kesehatan mata kl kita lagi baca
[Reply]
cocok banget lampu ini digunakan sebagai lampu belajar, saya juga sedang nulis lampu Led hemat energi
[Reply]
beli dimana ya? kepingin nih
[Reply]
MT Reply:
June 18th, 2011 at 13:20
dimana aja, bro! yg penting jangan beli di apotik dan toko obat
[Reply]
I like your blog(^o^) Nice…..
[Reply]
mksh, infonya bguna bgt, mo berburu lampu LED nih buat rumah baru, untung blm beli lampu selain lampu LED yg hemat energi n byk kelebihan lainnya
[Reply]
MT Reply:
January 7th, 2012 at 11:31
semoga dapat ya, teh euis
[Reply]