SEAG Palembang, Promosi Pariwisata, dan Geliat Ekonomi Rakyat

Ini tulisan kedua dalam kunjunganku ke Southeast Asian Games (SEA Games) 2011 di Palembang. Jika kemarin aku melaporkan perbincangan bersama beberapa anak sekolah yang mendukung penuh penyelenggaraan SEAG di kota mereka, sekarang giliran yang tua-tua. Anak-anak belajar lagi ya! ;)

Aku dan teman-teman mengunjungi beberapa arena olah raga yang ada di dalam kompleks Gelora Jakabaring. Di setiap titik penyelenggaraan pertandingan, selalu saja ada para pedagang yang menjajakan dagangan mereka. Di setiap tikungan selalu ada kendaraan gratis yang akan mengantar kemanapun kami mau pergi.

“Nggak dilarang, pak jualan di sini?” Tanyaku kepada pedagang minuman di depan Gelanggang Renang Jakabaring.

“Tak masalah. Tak ada yang melarang kami buka usaha di sini.” Jawabnya sambil melayani beberapa orang pembeli.

“Oh, jadi tak akan dikejar-kejar trantib seperti di Jakarta, ya hehehe…” Aku bercanda menanggapinya.

Pedagang itu tersenyum membalas candaku.

“Setiap hari melayani secara gratis, pak?” Tanyaku kepada supir Angkot SEA Games.

“Sebenarnya tidak gratis. Kami tetap dibayar dan diberi konsumsi. Tetapi semua bayaran itu ditanggung oleh Pemprov.” Jawabnya suka cita.

“Dibayar berapa, pak?” Kayaknya ‘senga’ juga pertanyaanku.

“Ah, itu tak perlu disebut lah.” Jawabnya tersenyum.

Selain menyediakan outlet khusus yang menjadi bagian dari gedung Gelanggang Renang, rupanya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga memberikan peluang bagi masyarakatnya untuk mengais rezeki dari penyelenggaraan Sea Games 2011. Mereka bebas berjualan pada beberapa lokasi yang telah ditentukan. SEA Games banyak pengunjung, merekapun kebagian untung.

Seperti yang diutarakan oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Nurdin, Palembang bersedia menjadi tuan rumah SEA Games karena ingin menyukseskan promosi kebudayaan Sumatera Selatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Keberhasilan penyelenggaraan Sea Games bukan hanya untuk meningkatkan citra Indonesia dan juga Sumatera Selatan, tetapi juga dijadikan sebagai momentum penggerak ekonomi dan pariwisata lokal.

Masyarakat yang berduyun-duyun ke Gelora Jakabaring juga merasa tertolong banget dengan adanya pegiat ekonomi rakyat di sekitar mereka. Masyarakat bisa jajan maupun membeli cinderamata dengan harga yang cukup murah. Tapi yang paling spesial dirasakan oleh masyarakat adalah, gratisnya kendaraan yang ada di kompleks Gelora Jakabaring ini. Mereka bebas naik Angkot, Becak, Golfcar, maupun Bus BBG yang menjadi bagian dari fasilitas pelayanan umum dalam penyelenggaraan SEA Games 2011.

Para Penari dari Enim | Foto: MT

Para Penari dari Enim | Foto: MT

Oh ya. Aku dan teman-teman satu Tim Blogger yang diundang oleh pak Gubernur via FortunePR, juga bertemu dengan para pegiat kesenian yang akan memberikan hiburan di Wisma Atlet. Perempuan cantik berpakaian tradisional Enim itu bilang, mereka diundang untuk memperkenalkan tarian tradisional kepada para atlet negara-negara peserta SEA Games.

Sang Penari | Foto: MT

Sang Penari | Foto: MT

“Senang sekali kami dari sanggar tari, diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk tampil di depan para atlet. Mereka tak segan meminta berfoto bersama kami. Serasa seleb saja kami.” Kata salah seorang penari dibarengi senyum sesamanya.

Ya, benar juga sih. Jangankan para atlet dari luar negeri sana. Lha pengunjung lokal seperti kami saja kepingin banget dipotret bersama para penari ini. Karena itu kami menyempatkan waktu untuk berfoto bersama. Mana gambarnya? Hehehe… Disimpan dulu deh. Sementara pajang potret mereka saja.

LAPORAN SEA GAMES - MT LAINNYA:


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

13 Responses to “SEAG Palembang, Promosi Pariwisata, dan Geliat Ekonomi Rakyat”

  • Tentunya event SEA Games 2011 ini dapat dijadikan ajang promosi hasil budaya setempat dengan suatu citra yang selalu membuat kesan tersendiri bagi para tamu mancanegara dan wisatawan asing yang berkunjung di daerah ini.

    Seoga masyarakat dan pemerintah apat bersatu dan mensukseskan ajang ini, sebagai ajang promosi kesenian budaya setempat.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    [Reply]

  • Membaca tulisan ini berasa disana..
    mau makan pempek sebanyak2nya juga bebas disana..
    ayoo kang MT pake bahasa Palembang disana,.biar makin murah klo belanja..hehe

    [Reply]

  • jadi kangen kota Palembang kang… knp pas aku disana gak berlangsung SEAGAMES ya… udah bisa bhs palembang kang?

    [Reply]

  • hemmhh,,bagus ya ampe nyediain transportasi gratis,,,,
    ramah deh,,,
    semoga peserta dari luar bbukan hany melihat pertandingannya tapi juga keramahan dan keelokan indonesia…

    [Reply]

  • abahzoer

    jadi penasaran, ingin melihat potret MT dengan gadis Palembang hehehe….

    [Reply]

  • Wow para penari itu cantik2 :) Budaya yang sungguh menawan ditengah SeaGames

    [Reply]

  • perhelatan akbar ya membawa berkah juga untuk masyarakat sekitar :)
    ngapain ke palembang mas MT hanya meliput saja? kenapa nggak di pakai untuk jualan saja skalian, kan lumayan tuh :D

    [Reply]

  • Penarinya cantik juga ya…hehehee….
    Event internasional tentunya banyak mendatangkan / mengumpulkan orang sehingga pasar telah tersedia dengan adanya event sea games. Otomatis pedagang akan menyesuaikan peluang bisnis ini sesuai kebutuhan event tersebut, mulai dari makanan, minuman, hotel, aksesoris dan pernik sea game, sampai pulsa elektrikpun laku.

    Jakarta dan palembang sangat beruntung menjad tuan rumah terutama palembang bisa mempromosikan budaya dan wisata di palembang sebagai tujuan wisata selain Jakarta atau Bali.

    Para pedagang pasti sangat gembira dengan bolehnya mereka berdagang di sekitar arena sea games, keuntungan ini tidak mereka dapatkan setiap hari. Mumpung ada event SEA GAMES. Selamat Berjualan…. dan beraktivitas semua

    [Reply]

  • asik ya bisa nyaksikan sejarah negeri ini secara langsung. jadi pengen ke sana. seag tentu gak akan rame, gak menarik tanpa kehadiran pedagang2 tradisional. memang itulah yg memberi nuansa lain di indonesia

    [Reply]

  • Logikanya sederhana, dimana ada keramaian disitu ada peluang usaha :)

    [Reply]

  • enaknya…. gak ongkos,, :D Kereeen…. jadi ajang promosi pariwisata & kebudayaan
    lebih bagus lagi karena masyarakat sekitar juga ikut diuntungkan dengan acara ini.
    o… iya bang, tempatnya disana udah bener2 beres?

    [Reply]

  • Baru mampir.
    Salam kenal ya…
    Pemprov. (atau pemprop. ya?) mengerahkan usaha maksimal dalam rangka menyukseskan kegiatan berskala internasional ini ya. Terutama masalah transportasi yang sangat penting itu :) Semoga kegiatan ini lancar jaya dan Negara kita keluar sebagai juara umum :D

    [Reply]

  • dan alhamdulillah….Indonesia keluar sebagai juara umum sea games ke 26

    [Reply]

Trackbacks

  •