buku MT

Buku yang ditulis oleh Mataharitimoer

JIHAD TERLARANG

jt-2Royan bergabung dengan pengerakan Islam bawah tanah dalam suasana hati yang masih dibalut dendam, saat usianya menginjak tujuh belas tahun. Dendamnya ditujukan pada tentara, yang dalam ‘pikiran mudanya’ dituding sebagai penyebab llangsung kematian bapaknya dalam insiden Tanjung Priok. Gerakan Islam yang dimasukinya termasuk organisasi yang dilarang oleh Pemerintah Orde Baru, sehingga dalam menjalankan aktivitasnya organisasi ini mengharuskan anggotanya bergerak di ‘bawah tanah’.

Berkat kecerdasan dan ketekunannya, hanya dalam beberapa tahun Royan telah menduduki posisi penting dalam jajaran petinggi harakah Islamiyah yang digelutinya. Tetapi saat kariernya tengah menanjak, Royan justru memutuskan keluar!.

Novel otobiografi JIHAD TERLARANG ini menarasikan Islam underground dengan jujur, Latar belakang penulis yang pernah bersentuhan langsung dengan gerakan bawah-tanah membuat kisah di dalamnya begitu hidup dan nyata. Novel ini patut dibaca untuk memahami satu dimensi dari Gerakan Islam di Indonesia.

Sangat menggugah! Membuka tabir sebuah gerakan yang mengklaim kebenaran hanya ada di pihaknya - Henry Muhammad, GATRA

GURU KEHIDUPAN

Kaya bukan hanya berarti punya harta berlimpah. Kaya bisa juga berarti punya jiwa besar dalam mengarungi bahtera hidup. Orang disebut kaya bisa pula berarti secara ekonomi dia pas-pasan, tapi secara batin, dia bahagia, sabar, dan ikhlas menerima kenyataan hidup. Mungkin pengertian kaya seperti inilah yang coba ditampilkan dalam 30 kisah inspiratif dalam buku Belajar Hidup Kaya dari Si Miskin [Guru Kehidupan]. Buku karangan Mataharitimoer ini berisi 30 kisah inspipratif tentang hidup terhormat dalam keterbatasan.

Di bukunya ini, MT mengumpulkan 30 narasumber dari berbagai profesi dan pekerjaan, yang rata-rata dari golongan marginal. Lewat narasinya dengan subjek penutur “aku” Mataharitimoer berbagi pengalaman saat dirinya bertemu beberapa orang di beberapa tempat saat mengais rezeki dengan caranya sendiri, misalnya jadi tukang semir, pemain kecapi, office boy, dagang nasi uduk, sampai bisnis lewat media blog internet. Memang sosok-sosok seperti mereka bukanlah sosok luar biasa. Setiap hari kita bisa melihat mereka di berbagai tempat. Tapi sampai sejauh manakah kita mengenal mereka? Dan bagaimana mereka bisa bertahap hidup dengan profesinya?

Jawabannya ada di buku ini. Mataharitimoer memperkenalkan kepada kita orang-orang yang berjuang agar bisa tetap survive. Kita bisa mengambil pelajaran dan memetik hikmah dari buku ini bahwa setiap orang bisa hidup dengan cara halal. Karenanya, buku inspiratif ini bisa berguna bagi siapa saja, bahkan bagi koruptor yang ingin segera insyaf. « [yogira]

BANG NAMUN & MPOK GEBOY

bangnamuncBang Namun dan Mpok Geboy adalah tokoh utama serial “Betawi Begaye” di blog Mataharitimoer. Mereka mewakili potret rakyat kecil di Indonesia, yang meskipun keberadaannya tak pernah diperhitungkan, namun selalu ikut memperhitungkan fenomena yang terjadi di negeri tercintanya.

Kenapa Bang Namun dan Mpok Geboy merasa tidak diperhitungkan dalam dinamika politik dan kebangsaan di Indonesia? Karena itulah yang mereka rasakan. Kebijakan politik, budaya, pendidikan, maupun ekonomi, tak pernah benar-benar dirasakan oleh rakyat jelata seperti mereka. Kebijakan pengurangan subsidi BBM misalnya, tak berpengaruh bagi mereka, karena ada subsidi maupun tidak tetap saja tak mengubah taraf ekonomi rakyat jelata.

Tokoh-tokoh yang ada dalam buku ini melengkapi beragam permasalahan yang terjadi di Kampung Kapitan. Mulai dari soal sepele seperti datangnya seorang artis ke kampung Kapitan hingga soal terorisme. Kadang-kadang obrolan warga kampung ini amat naïf, tapi tidak jarang juga terlihat intelek (berpengetahuan). Ada juga warga yang mencintai negeri dan pemerintahnya. Ada juga yang doyan protes, kritik, dengan bahasa yang terkesan kasar.

Inilah salah satu buku yang memotret kehidupan “Orang Betawi” yang katanya makin hari makin terpinggirkan oleh sesaknya urusan politik dan bisnis di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Buku ini didistribusikan secara ONLINE. Silakan Belanja di sini!

EKSPEDISI WALISONGO

ekspedisi-walisongo-coverEkspedisi bukan sekedar perjalanan menapaki jejak perjuangan walisongo. Bukan pula plesiran menyinggahi berbagailokasi yang memiliki obyek wisata kuliner. Bukan perburuan cinderamata di lokasi yang kami singgahi.

Perjalanan ini diharapkan memberikan spiritual insight, dalam menapaki masa depan.

Inilah sebuah catatan perjalanan menengok kembali jejak perjalanan walisongo, yang eksistensinya mengambang antara kebenaran sejarah dan legenda.

Bagai merangkai sebuah puzzle klasik, MT mencoba menyusun satu-persatu dengan penelusuran fisik, kajian literatur, dan penjelajahan intuisi.

Reportase yang tertuang dalam buku Ekspedisi Wali Songo: Menyerap Sejarah Dalam Legenda bukanlah cerita perjalanan tentang plesiran lokasi obyek wisata sejarah. Tapi di dalam buku Ekspedisi Wali Songo ini dipaparkan asal usul dari para Wali Songo dan perjuangan Wali Songo menyebarkan syiar Islam di Pulau Jawa. Juga ada beberapa daftar literatur pendukung cerita tentang Wali Songo yang dituliskan di buku ini.

Bagi anda pecinta sejarah Indonesia,khususnya pecinta sejarah perkembangan syiar Islam di tanah Jawa, saya rekomendasikan anda untuk membaca buku Ekspedisi Wali Songo: Menyerap Sejarah Dalam Legenda, yang dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan spiritual. (Yoszca)

NYAWA KATA

Kumpulan puisi MT yang berjudul Nyawa Kata : Berbangsa, Bersama, Beragama. Bisa diunduh gratis di SINI.

Buku lain yang ditulis MT bersama dengan teman-teman :

  • Kenangan Masa Kecilku - Leutikaprio, 2011
  • Kado Cinta Merah-Putih - Inzpirazone Book, 2011
  • Inspirasi Negeri - Equalcore, 2010
  • Bait-Bait Hati - Leutikaprio, 2011
  • Talas Blogor, dari Bogor jadi Kesohor - Leutikaprio, 2011

2 Responses to “buku MT”

  • wah..
    bukunya banyak mas. ..
    saya baru berkunjung ke blog ini.
    tapi pas berkunjung. ingin terus baca postingannya sampai habis..

    salam

    [Reply]

  • Reportase yang tertuang dalam buku Ekspedisi Wali Songo: Menyerap Sejarah Dalam Legenda bukanlah cerita perjalanan tentang plesiran lokasi obyek wisata sejarah. Tapi di dalam buku Ekspedisi Wali Songo ini dipaparkan asal usul dari para Wali Songo dan perjuangan Wali Songo menyebarkan syiar Islam di Pulau Jawa. Juga ada beberapa daftar literatur pendukung cerita tentang Wali Songo yang dituliskan di buku ini.

    Bagi anda pecinta sejarah Indonesia,khususnya pecinta sejarah perkembangan syiar Islam di tanah Jawa, saya rekomendasikan anda untuk membaca buku Ekspedisi Wali Songo: Menyerap Sejarah Dalam Legenda, yang dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan spiritual. (Yoszca)

    Read more: buku MT | blogging by passion http://mataharitimoer.blogdetik.com/buku-buku-yang-ditulis-oleh-mt/#ixzz1gnGNvbxr
    Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

    [Reply]

Trackbacks

  •