Wakil Rakyat

Ini lirik buatan Coople Ramadhan, untuk koleksi album Fabian Folklore. Sekarang masih digarap lagunya. Buat anda yang sedang berdjoeang menjadi wakil rakyat, semoga tidak seperti lirik ini. Jika memang anda tak seperti lirikan ini, tetaplah berdjoeang dengan kejujuran anda.

Wajah-wajah tak kukenal
Bertebaran di sepanjang jalan
Coba meraih simpati
Dengan senyum yang dipaksakan

Kau rusak keindahan kota
Dengan poster tak berestetika

Kata-kata tak bermakna
Berhamburan di tiap mimbar
Coba melicinkan jalan
Dengan khutbah yang itu-itu juga

Kau kotori kesucian kata
Dengan janji-janji yang tak nyata

Reff:

Wakil rakyat
Katanya kumpulan orang terhormat
Wakil rakyat
Nyatanya tak bisa nutup aurat
Wakil rakyat
Katanya kumpulan orang cakap
Wakil rakyat
Nyatanya ngomong saja gagap

Kau rusak keindahan kota
Dengan poster tak berestetika
Kau kotori kesucian kata
Dengan janji-janji yang tak nyata

CR @ Sawangan, 22 Januari 2009

Hehehe… habis nulis, baca koran Wartakota. Ada iklan caleg bunyinya gini “Kuwakafkan jiwa dan ragaku untuk kesejahteraan rakyat!” ada lagi yang lebih keren, “100% gajiku untuk kesejahteraan rakyat!”

hebat…. hebaaaat! semoga saja merupakan “kesucian kata”

a14b53fd0b0f897

Tak berarti selesai jika tak ada yang terengkuh
Kenyataannya dayung ini belum terkayuh
kita masih saja berpikir “apalagi yang mau dicari?”
sementara waktu setia menanti di ujung hari
tak perlu melenguh karena impian mengeruh

baru saja kau ceritakan kegagalanmu
ancaman baru datang mengemplang kepalaku
harapan kosong menghantui hari-hari sahabatku
apa yang bisa kita ubah jika hanya bisa menggugah

kunang-kunang melayang gantikan bintang
jangkrik mengerik melagukan kritik
awan menghitam pekatkan malam
hujan mengancam agar kita segera berlayar

tabuh genderang lanjutkan perang
lemparkan dendam hancurkan karang
kobarkan api ramaikan sepi
jangan kau lari aku di sini

Jangan ratapi mimpi yang tercuri
Sebab kita bersama tapaki hari

Elok, 14 Juni 2003 | 00:14 wib. (* happy Birthday to Me)